Dipha Barus Beberkan Proses Penggarapan Arasemen ‘My Kind of Crazy’

JakartaDipha Barus dan Raisa berkolaborasi dalam lagu ‘My Kind of Crazy’. Dalam lagu tersebut ada beat lo-fi hip hop dalam arasemennya.

Menurut Dipha Barus, ia menggarap sendiri beat tersebut. Selain itu, tidak semua proses pembuatan aransemen dilakukan secara digital.

Ada beberapa isian musik yang dibuat secara organik oleh Dipha Barus.

“Kalau lofi tuh sebenarnya me-remake, tapi kalau kami beneran buat sendiri. Itu yang bagi gue kaya membuat musik pop tapi eksperimental,” kata Dipha Barus saat ditemui di SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018).

“Nggak semua prosesnya digital. String-nya digital, gitarnya juga gitar jazz beneran. Kami pakai gitaris jazz namanya Robert Mulya Rahardja, string-nya juga orkestra,” jelas Dipha.

Menurut Dipha Barus, penggarapan lagu ‘My Kind of Crazy’ terbilang cepat. Lirik dari lagu tersebut ditulis Raisa sedangkan Dipha bertanggung jawab terhadap musiknya.

“Cepat sih sebenarnya, lagu ini begitu beat-nya jadi, gue melihat referensinya seru banget, ada unsur nostalgic-nya, lo-fi tapi no sampler at all,” tambah Dipha.

(srs/dal)

Photo Gallery

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Bastian Steel Garap Lagu Bareng Produser Wiz Khalifa

Jakarta – Setelah sepuluh tahun berkarya, Bastian Steel terkenal dengan musik pop yang seringkali dibawakannya. Namun, kini remaja 19 tahun ini mulai mengubah arah musiknya menjadi hip-hop.
Ia pun merilis sebuah single berjudul ‘Take It Slow’ pada September lalu yang merupakan kolaborasinya dengan produser internasional Sledgren yang pernah menyukseskan nama artis hip-hop besar seperti Wiz Khalifa.

“Senang banget bisa rilis juga lagu ‘Take It Slow’. Awalnya benar-benar nggak nyangka dan nggak terlalu berharap karena perbedaan waktu yang jauh dan gue tahu siapa produsernya yang buat,” ujar Bastian saat ditemui di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (17/10).

Semua lagu yang ia ciptakan berasal dari suasana hatinya dan menggunakan bahasa Inggris agar lebih banyak pendengar yang menikmati lagunya.

“Lebih ke perasaan hati gue aja sih. Ini tentang apa, ini lagu benar-benar ada di hai gue aja sih. Selain cewek dan cinta lagi. Tadinya gue bahasa Indonesia. Tapi di bilang buat world wide. Ya udah salah satunya bahasa Inggris,” tukasnya.

(vep/nu2)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

Jaz Merasa Miliki Banyak Kesamaan dengan Charlie Puth

Jakarta – Penyanyi Jaz terpilih menjadi salah satu pembuka dari konser Charlie Puth yang bertajuk ‘Charlie Puth Voicenotes Live in Indonesia’.

Pelantun ‘Dari Matamu’ ini merasa memiliki kesamaan dengan Charlie Puth dalam hal menciptakan sebuah lagu.

“Gue juga mengamati musiknya Charlie Puth juga sih sebenarnya. Jadi gue pernah ngeliat satu karena gue mungkin kita single song writer juga dan bikin musik sendiri. Dia benar-benar sangat pintar sekali,” ujar Jaz saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (16/10).

Dari segi teknik menciptakan lagu ia memiliki cara yang sama dengan Charlie Puth. Terlebih saat menciptakan aransemen musik dengan cara spontan.

“Dia itu spontanious orangnya. Jadi dia suka kayak rekam di HP melodi dan terus pas nanti di rumah dia bakal kayak ‘rh tadi gue nemuin melodi’ bakal disatuin sama dia dan jadi lagu. Makanya the first albumnya dia judulnya Voicenotes, ya karena dia suka rekam pakai handphone,” tambahnya.

“Iya gue kayak gitu juga. Ada beberapa kesamaan sih. Maksudnya nemu-nemu melodi gitu sih,” lanjutnya.

Konser Charlie Puth akan diadakan pada tanggal 16 November 2018 di ICE BSD, Tangerang Selatan pada pukul 20.15 WIB. Tiket konser pun dijual dari Rp 990 ribu hingga Rp 2,5 juta dan dapat dibeli secara online di www.tiket.com dan www.bookmyshow.id.

Tonton juga video: Jadi Pembuka Konser Charlie Puth, Jaz Grogi

[Gambas:Video 20detik]

(vep/kmb)

Photo Gallery

Usai Asian Games, Maruli Tampubolon Bangga Dipercaya Isi Acara IMF

JakartaMaruli Tampubolon menjadi salah satu pengisi acara IMF-World Bank di Bali belum lama ini. Sang penyanyi pun bercerita mengenai momen menyenangkan tersebut.

Awalnya, Maruli dihubungi pihak penyelenggara acara IMF. Dia sendiri sangat tak menyangka bisa diberikan kepercayaan tersebut setelah tampil di Opening Asian Games 2018 beberapa waktu lalu.

“Nah saya senangnya itu bukan karena saya hebat, tapi itu karunia dari Tuhan, karena dipilih bukan kuasa kita tapi orang lain,” ujar Maruli Tampubolon ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2018).


Maruli sama sekali tak grogi saat tampil dihadapan banyak orang dari luar negeri. Dia merasa tertantang dan gregetan ingin memperkenalkan kehebatan Indonesia.

“Ini momen yang tepat melihat betapa hebat Indonesia, betapa dalamnya kultur Indonesia yang sangat beragam. Dan di situ dikemas dengan exciting dan dilihat sangat enak dibuat Mas Andi Rianto,” tuturnya.

Dalam acara IMF, Maruli bernyanyi tiga lagu daerah Sumatera. Dia juga sempat bernyanyi bersama Anggun C Sasmi di akhir acara tersebut.

“Standing applause setelah lagu itu kelar. Saya sangat senang sekali. Mereka semua menerima itu, mereka joget juga,” katanya.

“Saya bisa sharing dengan Mba Anggun di mana dia international diva itu suatu berkah,” lanjutnya.

Maruli Tampubolon merasa mendapat banyak sekali rezeki di tahun ini karena bisa terlibat dalam Asian Games 2018 dan acara IMF-World Bank. Baginya, hal itu yang bisa ia sumbang untuk negara lewat sebuah suara.

“Saya senang sekali mendapat tawaran seperti itu karena inilah sumbangsih saya kepada negara dan darmabakti saya dari apa yang saya bisa lakukan di dunia entertainment,” pungkasnya.

(mau/mau)

Photo Gallery

Coldplay Rilis Trailer Film Dokumenter Perjalanan Karier

Jakarta – Sukses dengan rangkaian turnya, Coldplay tak mau terlalu lama berdiam. Sebuah film dokumenter siap mereka lepas sebagai sajian baru.

Trailer itu dirilis di channel YouTube Coldplay yang dilihat Minggu (14/10/2018). Tayangan berdurasi 2 menit 39 detik itu memperlihatkan Chris Martin dan kawan-kawan mencoba membangun bandnya dari awal.

Video diakhiri dengan cuplikan Coldplay yang sukses memiliki jutaan penggemar. Mereka sama-sama bersenang-senang dalam rangkaian tur dunianya.


Hal ini juga merujuk pada kesulitan yang dialami band, termasuk reaksi kritis terhadap musik mereka, EMI, laba besar, LP, unge, Viva La Vida, terjatuh setelah keempatnya berulang kali ditunda, dan ketegangan di dalam band.

“Kami sudah melalui begitu banyak hal bersama, tetapi apa yang luar biasa bagi saya adalah kami telah bersama-sama menjadi satu paket,” kata Chris Martin di trailer-nya.

Film itu disutradarai oleh Mat Whitecross. Ia adalah pria di balik dokumenter ‘Oasis Supersonic’.

Rencananya, Coldplay akan memberikan nama ‘A Head Full Of Dreams’ untuk film dokumenternya. Film itu akan tayang pada 16 November 2018 dan bisa disaksikan dengan cara streaming.

[Gambas:Youtube]

(dar/dal)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

Cokelat Bakar Semangat di Asian Para Games 2018

Jakarta – Cokelat menjadi salah satu penampil di konser penutupan Asian Para Games 2018. Mereka mencoba membakar semangat para penonton lewat sejumlah lagu yang dimainkan.

Setidaknya ada tiga lagu yang dibawakan. Lagu-lagu tersebut antara lain ‘Karma’ dan ‘Luka Lama’ yang berasal dari album terdahulunya.

Selain itu, Cokelat juga turut membawakan lagu berisikan lirik nasionalis bertajuk ‘Garuda’.

Konser penutupan Asian Para Games 2018 bertempat di Stadiun Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Selatan pada Sabtu (13/10/2018).

Selain Cokelat, ada pula sejumlah penampil lainnya, di antaranya Judika, Sheryl Sheinafia, Zizi, Claudya, Naura, NTRL, hingga AOA.

Tonton juga video: Judika hingga AOA Meriahkan Penutupan Asian Para Games

[Gambas:Video 20detik]

(srs/dal)

Photo Gallery

Hacep! Alan Walker Tutup Spotify On Stage 2018

JakartaAlan Walker menjadi penampil puncak dari acara Spotify On Stage 2018 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (12/9/2018).

Malam itu, tanpa terlalu banyak berinteraksi, Alan Walker memutarkan lagu-lagu gubahannya serta lagu-lagu milik musisi lainnya.

‘The Spectre’ menjadi lagu pembuka yang langsung membangkitkan energi penonton untuk berjoget. Dilanjutkan dengan dibawakannya sebuah lagu dari Sia yang berjudul ‘Move Your Body’.


Sesekali Alan Walker mencoba menyapa para penonton, “Selamat malam Jakarta, satu dua tiga empat!” hitungnya sembari mengajak para penonton melompat.

Setelah memainkan ‘Sing Me to Sleep’, Alan Walker pun memutarkan lagu milik Coldplay yang berjudul ‘Hymn for the Weekend’.

“Jakarta, jika kalian bersamaku, aku ingin mendengar suara kalian sekarang juga,” tuturnya. Setelah membawakan ‘Save the World’ dari Swedish Mafia House, Alan Walker memutarkan nada-nada yang menghentak dan tak ragu membuat penonton melonjak.

“Aku sangat senang dan merasa terhormat bisa berada di sini kembali,” ucapnya. Dirinya kemudian mempersilahkan Julie Bergan masuk ke atas panggung dan bernyanyi bersamanya.

Hacep! Alan Walker Tutup Spotify On Stage 2018Foto: Hanif Hawari

Di panggung, Julie Bergen menyanyikan ‘Ignite’ dan ‘All Falls Down’. Selanjutnya, Alan Walker pun memutarkan ‘Darkside’.

“Kalian sungguh luar biasa, bila kalian tahu lagu ini, ayo ikut bernyanyi!” pinta Alan Walker.

‘Alone’ dan ‘Faded’ menjadi lagu yang laris dinyanyikan oleh seisi ruangan. Namun yang menutup penampilannya malam hari itu justru single terbarunya yang bertajuk ‘Diamond Heart’.

Hujan confetti menambah semarak suasana panggung Alan Walker malam hari itu.

Hacep! Alan Walker Tutup Spotify On Stage 2018Foto: Hanif Hawari

(srs/dar)

Selain Taylor Swift, 5 Musisi Ini Juga Tunjukan Sikap Politiknya

JakartaTaylor Swift menunjukan sikap politiknya. Ia mengungkapkan dukungannya pada kandidat senator Phil Bredensen dari Partai Demokrat.

Selain Taylor Swift, ada sejumlah musisi yang juga menunjukan sikap politisnya. Siapa saja?

1. Kanye West

Selain Taylor Swift, 5 Musisi Ini Juga Tunjukan Sikap PolitiknyaFoto: Instagram

Berbeda dengan Taylor Swift yang berada di pihak partai Demokrat, Kanye West justru dengan terang-terangan mengungkapkan dukungannya pada Donald Trump yang kini menjadi presiden Amerika Serikat.

Yang paling kontroversial adalah pernyataannya di acara Saturday Night Live. Ia juga mengenakan topi ‘Make America Great Again’ di acara tersebut.

Selain mendukung Donald Trump, Kanye West juga beberapa kali mengungkapkan keinginannya untuk menjadi presiden.

2. Lana Del Rey

Selain Taylor Swift, 5 Musisi Ini Juga Tunjukan Sikap PolitiknyaFoto: Jamie McCarthy/Getty Images

Melawan Donald Trump, Lana Del Rey menunjukan sikap politisnya dengan mendamprat Kanye West di kolom komentar Instagram.

Saat itu Kanye West berfoto dengan mengenakan topi ‘Make America Great Again’.

“Trump menjadi presiden adalah kekalahan bagi negara kami, tetapi dukunganmu kepadanya adalah kekalahan terhadap budaya,” tulis Lana.

3. Roger Waters

Selain Taylor Swift, 5 Musisi Ini Juga Tunjukan Sikap PolitiknyaFoto: Roger Waters (Ernesto S. Ruscio/Getty Images)

Roger Waters, menjadi salah satu musisi yang aktif mengkritisi Israel. Menurutnya, apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina berlawanan dengan rasa kemanusiaan.

Bassist yang bermusik bersama Pink Floyd dan The Bleeding Heart Band ini juga kerap mengkritisi sejumlah musisi yang hendak menggelar konser di Israel.

Baginya, bersedia tampil di Israel sama saja setuju dengan apa yang dilakukan oleh negara tersebut.

Salah satu musisi yang sempat dikritisinya adalah Lana Del Rey yang kemudian membatalkan penampilannya. Ia juga menunjukan dukungan pada Lorde setelah sang pelantun ‘Team’ batal konser di Tel Aviv.

4. Bono U2

Selain Taylor Swift, 5 Musisi Ini Juga Tunjukan Sikap PolitiknyaFoto: REUTERS/Philippe Wojazer

Bono bersama bandnya U2 merupakan kelompok musik yang cukup vokal dalam menyuarakan kritik sosial dan keberpihakannya dalam lagu-lagunya.

Salah satu album bandnya yang paling sukses, ‘Joshua Tree’ (1987) merupakan reaksi U2 terhadap keputusan politik Ronald Reagan yang di era itu masih menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat serta Margaret Thatcher yang menjadi Perdana Menteri Inggris.

5. John Lennon

Selain Taylor Swift, 5 Musisi Ini Juga Tunjukan Sikap PolitiknyaFoto: Istimewa

Sebagai aktivis perdamaian, John Lennon, menunjukan sikapnya melawan perang Vietnam. Bersama istrinya, Yoko Ono, personel The Beatles itu pernah tergabung dalam beberapa aksi.

Perjuangannya dalam aktivisme anti perang tersebut diabadikan dalam film berjudul ‘The U.S. vs John Lennon’.

(srs/dal)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20